Minggu, 28 Desember 2008

Bali dan Kaltim Raih Award Film Dokumenter di Global Warming Competition

oleh Redaksi pada Kam, 17/01/2008 - 02:19.
From http://ruangfilm.com/



Jakarta-RuangFilm. Antisipasi penanggulangan dampak pemanasan global akhir-akhir ini kerap menjadi pemberitaan di media massa nasional. Salah satunya melalui ajakan metode audio visual, yaitu film dokumenter.

Mengacu pada Konferensi Perubahan Iklim di Bali pada 3-14 Desember 2007, Sains Estetika dan Teknologi (SET) Film Workshop, pimpinan Garin Nugroho dengan menggandeng Sinar Mas Forestry (SMF), Eka Tjipta Foundation, dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), menyelenggarakan workshop dan lomba iklan layanan masyarakat, film dokumenter, poster serta foto, sebagai ajang pelajar dan mahasiswa mengasah kepekaan dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Rabu (16/1) siang di Jakarta, Awarding Global Warming Competition 2008 mengumumkan daftar pemenang kompetisi sekaligus penyerahan Piala Meneg LH, Piagam Sinar Mas, dan total uang tunai 30 juta untuk kategori film dokumenter.

Juara kategori umum pertama diraih oleh Achmad Thaouviek (Mollo di Tanah Timor-Jakarta) dan juara kedua oleh Gede Sugiarta (Helping People to Help Themselves-Bali), lalu kategori mahasiswa diraih M. Takwin (Bantaranku Berbenah-Kaltim), kemudian untuk pelajar diraih Pande Nyoman Bayu Titayasa (Kertas Nyawa Bumiku-Bali).

Penyerahan hadiah untuk kategori film dokumenter diserahkan langsung oleh Garin Nugroho (sutradara dan produser film) dan Gerzon (praktisi film dokumenter IKJ).

Selama pendaftaran kompetisi dari tanggal 13 Agustus hingga 20 November 2007, tercatat lebih dari 600 karya dari seluruh kategori yang masuk ke panitia penjurian.

“Dari semua peserta, yang banyak mandaftar justru dari generasi pelajar sekolah,” ujar Garin Nugroho, pimpinan SET Film Workshop, saat jumpa pers Awarding Global Warming Competition, Rabu (16/1) siang, di Blitz Megaplex, Jakarta.

Pengumuman pemenang juga dihadiri oleh Rachmat Witoelar (Meneg LH), Sarwono Kusumaatmadja (ketua DPD RI), Prof. Emil Salim (Ketua Delegasi Indonesia dalam Konferensi Perubahan Iklim di Bali 2007), dan G. Sulistyono (Managing Director Sinar Mas).

Serangkaian acara bernama Sinar Mas Award yang telah dimulai sejak Agustus 2007 dalam rangka memperingati RI ke 62 bertema 'Merdeka Dari Kerusakan Lingkungan' sebelumnya telah mengadakan workshop di tiga kota, yaitu Jakarta, Pekanbaru dan Denpasar.

Beberapa narasumber workshop diantaranya, Garin Nugroho (sutradara dan produser film), Iman Brotosono (ketua umum Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia), Arthuro GP. (sutradara dan creative director), RTS Masli (presiden Internasional Advertising Association Chapter Indonesia), Ari Muhammad (koordinator nasional UNFCC), dan Aulia Rahman (WWF Indonesia). (Ceppy Febrinika Bachtiar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.